Solfegio Forum
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.

Solfegio Forum

www.solfegio.com
 
HomeHome  SearchSearch  Latest imagesLatest images  RegisterRegister  Log inLog in  
SOLFEGIO FORUM TELAH DIPINDAHKAN KE WWW.SOLFEGIO.COM | Silahkan Daftar/Registrasi Ulang
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search



 

 Resistor

Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
AuthorMessage
sirait
Moderator
Moderator
sirait


Male Jumlah posting : 299
Join date : 2009-07-11
Lokasi : KM-80 Pasar minggu-Kandis-Riau

Resistor - Page 4 Empty
20090721
PostRe: Resistor

nambahi momod



Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam satu rangkaian. Sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon. Dari hukum Ohms diketahui, resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol ? (Omega).
Untuk menyatakan resistansi sebaiknya disertakan batas kemampuan dayanya. Berbagai macam resistor di buat dari bahan yang berbeda dengan sifat-sifat yang berbeda. Spesifikasi lain yang perlu diperhatikan dalam memilih resitor pada suatu rancangan selain besar resistansi adalah besar watt-nya. Karena resistor bekerja dengan dialiri arus listrik, maka akan terjadi disipasi daya berupa panas sebesar W=I2R watt. Semakin besar ukuran fisik suatu resistor bisa menunjukkan semakin besar kemampuan disipasi daya resistor tersebut. Umumnya di pasar tersedia ukuran 1/8, 1/4, 1, 2, 5, 10 dan 20 watt. Resistor yang memiliki disipasi daya 5, 10 dan 20 watt umumnya berbentuk kubik memanjang persegi empat berwarna putih, namun ada juga yang berbentuk silinder. Tetapi biasanya untuk resistor ukuran jumbo ini nilai resistansi dicetak langsung dibadannya, misalnya 100?5W.
Resistor dalam teori dan prakteknya di tulis dengan perlambangan huruf R. Dilihat dari ukuran fisik sebuah resistor yang satu dengan yang lainnya tidak berarti sama besar nilai hambatannya. Nilai hambatan resistor di sebut resistansi.

Macam-Macam Resistor Sesuai Dengan Bahan Dan Konstruksinya.
Berdasarkan jenis dan bahan yang digunakan untuk membuat resistor dibedakan menjadi resistor kawat, resistor arang dan resistor oksida logam. Sedangkan resistor arang dan resistor oksida logam berdasarkan susunan yang dikenal resistor komposisi dan resistor film. Namun demikian dalam perdagangan resistor-resistor tersebut dibedakan menjadi resistor tetap (fixed resistor) dan resistor variabel. Pengunaan untuk daya rendah yang paling utama adalah jenis tahanan tetap yaitu tahanan campuran karbon yang dicetak. Ukuran relatif semua tahanan tetap dan tidak tetap berubah terhadap rating daya (jumlah watt), penambahan ukuran untuk meningkatkan rating daya agar dapat mempertahankan arus dan rugi lesapan daya yang lebih besar.

Tahanan yang berubah-ubah, seperti yang tercantum dari namanya, memiliki sebuah terminal tahanan yang dapat diubah harganya dengan memutar dial, knob, ulir atau apa saja yang sesuai untuk suatu aplikasi. Mereka bisa memiliki dua atau tiga terminal, akan tetapi kebanyakan memiliki tiga terminal. Jika dua atau tiga terminal digunakan untuk mengendalikan besar tegangan, maka biasanya di sebut potensiometer. Meskipun sebenarnya piranti tiga terminal tersebut dapat digunakan sebagai rheostat atau potensiometer (tergantung pada bagaimana dihubungkan), ia biasa disebut potensiometer bila daftar dalam majalah perdagangan atau diminta untuk aplikasi khusus.

Kebanyakan potensiometer memiliki tiga terminal. Dial, knob, dan ulir pada tengah kemasannya mengendalikan gerak sebuah kontak yang dapat bergerak sepanjang elemen hambatan yang dihubungkan antara dua terminal luar. Tahanan antara terminal luar selalu tetap pada harga penuh yang terdapat pada potensiometer, tidak terpengaruhi pada posisi lengan geser. Dengan kata lain tahanan antar terminal luar untuk potensiometer 1M? akan selalu 1M?, tidak ada masalah bagaimana kita putar elemen kendali. Tahanan antara lengan geser dan salah satu terminal luar dapat diubah-ubah dari harga minimum yaitu nol ohm sampai harga maksimum yang sama dengan harga penuh potensiometer tersebut. Jumlah tahanan antara lengan geser dan masing-masing terminal luar harus sama dengan besar tahanan penuh potensiometer. Apabila tahanan antara lengan geser dan salah satu kontak luar meningkat, maka tahanan antara lengan geser dan salah satu terminal luar yang lain akan berkurang.

Macam-macam resistor tetap :
a. Metal Film Resistor
b. Metal Oxide Resistor
c. Carbon Film Resistor

d. Ceramic Encased Wirewound

e. Economy Wirewound
f. Zero Ohm Jumper Wire
g. S I P Resistor Network

Macam-macam resistor variabel :
a. Potensiometer :

a.1. Linier
a.2. Logaritmis

b. Trimer-Potensiometer
c. Thermister :
c.1. NTC ( Negative Temperature Coefisient )
c.2. PTC ( Positive Temperature Coefisient )
d. DR
e. Vdr

Karakteristik Berbagai Macam Resistor
Karakteristik berbagai macam resistor dipengaruhi oleh bahan yang digunakan. Resistansi resistor komposisi tidak stabil disebabkan pengaruh suhu, jika suhu naik maka resistansi turun. Kurang sesuai apabila digunakan dalam rangkaian elektronika tegangan tinggi dan arus besar. Resistansi sebuah resistor komposisi berbeda antara kenyataan dari resistansi nominalnya. Jika perbedaan nilai sampai 10 % tentu kurang baik pada rangkaian yang memerlukan ketepatan tinggi. Resistor variabel resistansinya berubah-ubah sesuai dengan perubahan dari pengaturannya. Resistor variabel dengan pengatur mekanik, pengaturan oleh cahaya, pengaturan oleh temperature suhu atau pengaturan lainnya. Jika perubahan nilai, resistansi potensiometer sebanding dengan kedudukan kontak gesernya maka potensiometer semacam ini disebut potensiometer linier. Tetapi jika perubahan nilai resistansinya tidak sebanding dengan kedudukan kontak gesernya disebut potensio logaritmis.

Secara teori sebuah resistor dinyatakan memiliki resistansi murni akan tetapi pada prakteknya sebuah resistor mempunyai sifat tambahan yaitu sifat induktif dan kapasitif. Pada dasarnya bernilai rendah resistor cenderung mempunyai sifat induktif dan resistor bernilai tinggi resistor tersebut mempunyai sifat tambahan kapasitif. Suhu memiliki pengaruh yang cukup berarti terhadap suatu hambatan. Didalam penghantar ada electron bebas yang jumlahnya sangat besar sekali, dan sembarang energi panas yang dikenakan padanya akan memiliki dampak yang sedikit pada jumlah total pembawa bebas. Kenyataannya energi panas hanya akan meningkatkan intensitas gerakan acak dari partikel yang berada dalam bahan yang membuatnya semakin sulit bagi aliran electron secara umum pada sembarang satu arah yang ditentukan. Hasilnya adalah untuk penghantar yang bagus, peningkatan suhu akan menghasilkan peningkatan harga tahanan. Akibatnya, penghantar memiliki koefisien suhu positif.
Arus -> panas
HR = I2Rt [joule]
Q=mc(Ta-T)
Q=0.24 I2
R t [kalori]

Kode Warna Dan Huruf Pada Resistor

Tidak semua nilai resistansi sebuah resistor dicantumkan dengan lambang bilangan melainkan dengan cincin kode warna. Banyaknya cincin kode warna pada setiap resistor berjumlah 4 dan ada juga yang berjumlah 5. Resistansi yang mempunyai 5 cincin terdiri dari cincin 1 , 2 dan 3 adalah cincin digit, cincin 4 sebagai pengali serta cincin 5 adalah toleransi. Resistansi yang mempunyai 4 cincin terdiri dari cincin 1 , 2 adalah sebagai digit, cincin 3 adalah cincin pengali dan cincin 4 sebagai toleransi.

Kode Huruf
1) Huruf I menyatakan nilai resistor dan tanda koma desimal.
Jika huruf I adalah : R artinya x 1(kali satu) ohm
K artinya x 103 (kali 1000) ohm
M artinya x 106 (kali 1000000) ohm
2) Huruf II menyatakan toleransi
Jika huruf II adalah : J artinya toleransi ± 5 %
K artinya toleransi ± 10 %
M artinya toleransi ± 20 %

Resistor Tetap
Resistor tetap adalah resistor yang memiliki nilai hambatan yang tetap. Resisto batas kemampuan daya misalnya : 1/6 w. 1/8 w. ¼ w, ½ w, 1 w, 5 w, dsb yang berarti res dapat dioperasikan dengan daya maksimal sesuai dengan kemampuan dayanya.

Resistor Tidak Tetap (variabel)
Resistor tidak tetap adalah resistor yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah atau tidak tetap. Jenisnya yaitu hambatan geser, Trimpot dan Potensiometer.

a. Trimpot
Resistor yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah dengan cara memutar porosnya dengan menggunakan obeng. Untuk mengetahui nilai hambatan dari suatu trimpot dapatdilihat dari angka yang tercantum pada badan trimpot tersebut. Simbol trimpot :

b. Potensiometer
Resistor yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah dengan memutar poros yang telah tersedia. Potensiometer pada dasarnya sama dengan trimpot secara fungsional. Simbol potensiometer :

Rangkaian Resistor Seri atau Deret
Yang dimaksud dengan rangkaian seri atau deret ialah apabila beberapa resistor dihubungkan secara berturut-turut, yaitu ujung-akhir dari resistor pertama disambung dengan ujung-awal dari resistor kedua dan seterusnya. Jika ujung-awal resistor pertama dan ujung-akhir resistor pertama dan ujung-akhir resistor terakhir diberikan tegangan maka arus akan mengalir berturut-turut melalui semua resistor yang besarnya sama.

Jika beberapa resistor, dihubungkan seri atau deret, kuat arus dalam semua resistor itu besarnya sama, berdasarkan hokum ohm:

Jika beberapa resistor dihubungkan seri, maka tegangan jumlah sama dengan jumlah tegangan-tegangan bagian.

Jika harga resistor jumlah dari seluruh rangkaian kita ganti dengan Rt, maka

Jadi besar harga resistor jumlah yang dihubungkan adalah
Back to top Go down
Share this post on: reddit

Resistor :: Comments

raveizal
Re: Resistor
Post Fri Jan 15, 2010 2:40 pm  raveizal
Ini ada penampakan resistor:
1. Nilai 0,1R/25w (warna silver):
Resistor - Page 4 0r1perak

2. Nilai 4R7/25w, warna emas:
Resistor - Page 4 4r7emas

3. Nilai 3R/30w, warna emas:
Resistor - Page 4 3remas

Untuk koleksi foto aja.... Siul Smile
indra_co_maniz
Re: Resistor
Post Fri Jan 15, 2010 2:53 pm  indra_co_maniz
Quote :
jadi mungkin jika menggunakan R Watt besar bisa sedikit mengurangi noise, karena massanya lebih besar jadi temperaturnya juga lebih rendah lagi, gitu kali yah?

keknya ngga begitu deh kang sue Smile
sue
Re: Resistor
Post Tue Jan 19, 2010 10:52 pm  sue
namanya juga nebak, berdasarkan teori itu...
sue
Re: Resistor
Post Wed Jan 27, 2010 10:33 pm  sue
saya dah nyoba-nyoba, koneksi CT emang buat bikin fungsi logarithmik.
nelpon
sue
Re: Resistor
Post Thu Jan 28, 2010 9:45 am  sue
By the way, saya ambil contoh di TC Bi-FET, koneksi CT ke Gnd pakai C 100n diseri dengan R 4k7, apa ini membentuk fungsi yang lain lagi (dari log?), sekarang total impedance tergantung dari freq', dibandingkan dengan sebuah R.
jadi berapa impedance ( Z ) @100Hz, @1kHz, @10kHz?

sekarang cari tahu impedance (Capacitive Reactance 'Xc') C-nya dulu.
@100Hz :
* Xc = 1/(2.Π.100Hz.100n) = 16kΩ
* total impedance :
Z = akar ( 4k7^2 + 16k^2 ) = 16,7kΩ

@1kHz:
Xc = 1,6kΩ
Z = 5K

@10kHz:
Xc = 160Ω
Z = 4,7kΩ

dari situ saya artikan:
- pada Low-f, penguatan(attenuation?) lebih linear (tinggi?) karena damping faktornya lebih rendah.
- pada Hi-f, penguatan lebih logarithmic (rendah?) karena damping faktornya lebih tinggi.

dengan kata lain bisakah saya katakan : ''saat pot volume diputar (CW a.k.a. searah jarum jam), pada low-f terjadi penguatan (attenuation?) lebih tinggi dari High-f?''

???
Mikir
kloengsoer
Re: Resistor
Post Sun Jan 31, 2010 1:22 am  kloengsoer
wah wah, jempol analisa faktanya,

berati tidak serta merta ketika diputer semua freqwensi sejajar lari bareng tapi ada yang ketinggalan gitu ?
sue
Re: Resistor
Post Sun Jan 31, 2010 5:14 am  sue
bukan ketinggalan sih, tp ga setara dengan sumber.
mungkin ada maksud lain dari rangkaian RC seri ini yah?
sue
Re: Resistor
Post Sun Jan 31, 2010 5:24 am  sue
oiya, kalau di situsnya pak rod elliott, project1 A Better Volume Control, emang pakai R, tapi disambung ke wiper (kaki tengah) bukan kaki CT. kapan-kapan nyoba R dampingnya ke CT ah, ga pakai Cap.
sue
Re: Resistor
Post Mon Feb 01, 2010 5:14 pm  sue
Well, saya dah nyoba koneksi CT-nya tanpa Cap, hanya R saja, nilai R-nya seperti di artikelnya pak rod elliott tersebut diatas, berbanding 6:1 sampai 10:1 dari nilai Pot, pot 100k dan R 15k adalah sesuai untuk membentuk kurva logaritmik.
Saya juga mencoba R 15k + beberap Cap. hasilnya adalah:
- Semakin rendah nilai Cap, semakin tinggi penguatan bass dan makin 'menenggelamkan' treble (sesuai dengan perhitungan saya di atas)
- Konfigurasi RC ini disebut 'bassboost'
- Nilai R menentukan bentuk kurva log.
- Nilai Cap yang pas adalah sesuai selera dan/atau sesuai dengan power dan loudspeaker.

secara subjektif (atau menurut saya), untuk power 60W-100W, Cap senilai 100n-220n adalah pas, tapi itu terserah Anda mau berapa nilainya, tergantung selera, (saya ga suka bass berlebihan).
sue
Re: Resistor
Post Mon Feb 01, 2010 5:22 pm  sue
Oiya lupa, koneksi CT dengan R saja (tanpa Cap) membuat proses attenuation- FLAT, maksudnya tidak ada penguatan bass.
Cap-nya mungkin diperlukan kalau sumber audionya (misalnya) Tuner FM, yang biasanya bersuara 'garing', dengan memakai Cap ini bisa membuat efek bassboost (jika itu yang Anda inginkan).
avatar
Re: Resistor
Post Mon Feb 01, 2010 6:17 pm  bjO
BROTHER SHU.....

nulisnya mbok ya dikasih hiasan gambar, supaya aku ikut ngerti.
ini mumpung aku dapat pot CT, ada grid-nya lagi Smile

nanti dipasang dengan 5532 bagus kali yah...?
kloengsoer
Re: Resistor
Post Tue Feb 02, 2010 3:59 am  kloengsoer
r tanpa c jadi linier, tapi jika ada c, ketemu lagi dengan impedansi, Rolling Eyes saya
sue
Re: Resistor
Post Thu Feb 04, 2010 11:25 pm  sue
Resistor - Page 4 Potct
R1 dan C1 untuk BassBoost sedangkan C2 untuk TrebleBoosting.

ide (nyoba tuyul baru Kedip )
indra_co_maniz
Re: Resistor
Post Fri Feb 05, 2010 1:31 pm  indra_co_maniz
iya betul yg di bilang mas bjo Smile kalau ada gambar mendingan...
Muho
Re: Resistor
Post Tue Feb 23, 2010 2:17 pm  Muho
Rekan-rekan SF tolong saya dong Bagaimana menentukan nilai besaran watt resistor kalau di skema/pcb cuma tertulis nilai besaran ohm-nya saja.?
sue
Re: Resistor
Post Wed Feb 24, 2010 7:28 pm  sue
biasanya jika tidak diberi keterangan besaran watt, maka resistornya sekitar 1/4W atau 1/2W, biasanya yang bikin skema kasih keterangan.
untuk resistor watt lebih besar biasanya diksaih label, misalnya 1R/3W atau 0R47/5W.

kalau mau tahu besaran watt yang diperlukan dengan cara yang lebih menyenangkan, ya hitung saja.
P = V^2 / R
P = I^2 * R
R = V^2 / P
R = P / I^2
avatar
Re: Resistor
Post Wed Feb 24, 2010 8:42 pm  bjO
@muho : kalau pengen pinter dan repot, lihat penggunaanya, perhatikan komponen aktif disekitarnya, tentukan arus yang melintas dan pastikan teganganya. tinggal hitung deh.

kalau arus dan tegangan udah ketemu. nanti aku bantu nentuin besaran watt-nya dech Very Happy

@ sue trims untuk gambarnya.. jadi lebih indah. hehe. tinggal ntar cobain.
eh itu menggunakan c, berarti tidak perlu pusing mikirin perubahan impedansi yah?? Mikir
sue
Re: Resistor
Post Thu Feb 25, 2010 11:16 pm  sue
bjO wrote:

@ sue trims untuk gambarnya.. jadi lebih indah. hehe. tinggal ntar cobain.
eh itu menggunakan c, berarti tidak perlu pusing mikirin perubahan impedansi yah?? Mikir
tetap ada jo.
C-nya:
Hi-f = low impedance
Lo-f = hi imp
kloengsoer
Re: Resistor
Post Fri Feb 26, 2010 3:32 am  kloengsoer
apa semakin tinggi daerah kerja (voltase) berarti semakin kecil watt nya Resistor ?
sue
Re: Resistor
Post Sat Feb 27, 2010 10:19 pm  sue
nggak mas, makin tinggi V ya makin panas.
P = V^2 / R.

ada yang tau ga, apakah Resistor itu punya batas tegangan kerja seperti kapasitor?
misalnya R 1/4w max berapa volt?
1/2W berapa volt? dst.

rada mikir juga kalau R 1/8W dikasih 140Vdc kira-kira aman ga yah? Rolling Eyes
Re: Resistor
Post   Sponsored content
 

Resistor

Back to top 

Page 4 of 5Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next

 Similar topics

-
» resistor tegangan tinggi
» Apa penyebab Resistor 10 ohm Blazer hangus
» yang belum tau nilai warna resistor
» Resistor yang bagus untuk komponen power
» Menguji kekuatan power tanpa speaker dengan dummy load Resistor

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Solfegio Forum :: Sound System :: Lain-Lain-
Jump to: